Bismillah…!!!
Mengupas tari Seblang Subuh.
Osing merupakan
sebuah suku yang dapat dijumpai dikabupaten banyuwangi Suku osing tersebar di daerah
Banyuwangi meliputi kecamatan Banyuwangi, Rogojampi, Srono, Gambiran,
Glagah, Kabat, Sanggon, Singojuruh, Cluring dan Genteng. Sejarah suku osing pun berawal dari banyaknya
masyarakat yang berdatangan ke Banyuwangi yakni suku Batak, Madura, Bali, Jawa
Tengah, keturunan Arab dan Cina. Sehingga
untuk mempertahankan ras dan keaslian kebudayaan mereka maka mereka
mengasingkan diri, dari pengasingan tersebut maka masyarakat menyebut dengan
kata using atau osing ‘’tari Gandrung banyuwangi” (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
jawa timur 1989/1990).
Keberadaan
suatu bentuk seni pertunjukan pada kelompok masyarakat dapat
dipengaruhi oleh beberapa aspek diantaranya proses sosio-historis, serta
beberapa faktor kultur budaya meliputi alam letak geografis, etnik pendukungnya, waktu, dan
tempat serta strata sosial ekonomi dari masyarakat pendukungnya.
Di Jawa timur khususnya kabupaten Banyuwangi terdapat berbagai macam bentuk
kesenian baik Seni Rupa, Seni musik, Seni peran/Drama dan Seni Tari.
Seni tari adalah salah satu bentuk seni yang mempunyai maksud untuk
mengekspresikan jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak yang indah dan
ritmis serta berhubungan dengan wirama,
wiraga, dan wirasa. Seni tari
sebagai ekspresi manusia yang bersifat estetis merupakan bagian tak terpisahkan
dari kehidupan manusia dalam masyarakat yang penuh makna (meaning) (Hadi, 2007:13).
Di Banyuwangi tari merupakan hal yang masih erat hubungannya dengan
masyarakat. Bahkan di Banyuwangi tari dijadikan sebagai bagaian sebuah Ritual kebudayaan
masyarakat Osing banyuwangi, misalnya
pada Ritual Seblang Bakungan atau Olesari dan kebo-keboan Banyuwangi yang didalamnya terdapat unsur tari tradisi
yang ciri geraknya sederhana.
Seblang adalah acara
ritual adat yang ada di daerah Olehsari dan Bakungan. Biasanya eblang di olesari diadakan satu minggu sesudah hari raya Idul Fitri
sedangkan seblang bakungan
dilaksanakan sesudah hari raya Idul Adha.
Penari seblang olesari merupakan
penari yang masih perawan, sedangkan penari seblang
bakungan merupakan wanita yang sudah sepuh dan sudah tidak mengalami
menstruasi. Penari seblang haruslah
keturunan dari seblang. Seblang merupakan cikal bakal
terbentuknya Gandrung “ ragam gerak Gandrung bersumber dari ritual seblang”.
Seblang Subuh merupakan sebuah tari penyelesaian, yakni tari
penyelesaian dari pertunjukan gandrung
terop. Dulu pada pertunjukan Gandrung
Terop terdapat empat bagian yakni nopengan, jejer, paju dan seblang
subuh. Seblang mempunyai arti sadarlah atau kembali seperti sedia kala,
sedangkan seblang subuh merupakan ajakan
untuk sadar bahwa jangan hanya bersenang-senang saja semalam suntu. Ingatlah
akan anak istri dirumah juga tugas masing-masing esok hari.
Versi lain mengatakan bahwa seblang subuh tidak terlepas dari sejarah dimana penari gandrung yang hampir dilucuti pakaiannya akan tetapi niatan
untuk melucuti gandrung pun tidak
sampai terjadi karena adanya adzan subuh yang menandakan pertunjukan seblang dimulai.
Filosofi yang terkandung dari tari tersebut yakni
sebagai ucapara terimakasih kepada Tuhan yang Maha Esa, serta pada tuan rumah
karena sudah
diberi sebuah rezki dengan
cara nggandrung dikediaman mereka. Disamping
ucapan terimakasih,
filosofi lain yang terkandung
pada seblang subuh yakni sebagai rasa
permohonan maaf kepada Tuhan karena gandrung sudah melakukan hal yang tidak pantas sehingga
berakibat hampir dilucutinya pakaian gandrung.
Sejarah gandrung yang dilucuti
tersebut tidak terlepas dari adanya ketidak tahuan pelaku gandrung”
terhadap makna serta karakteristik gandrung,
jika dilihat dari karakter gandrung maka
seorang penari gandrung merupakan
pengambaran seorang Dewi
Sri. Dimana Dewi
Sri merupakan sosok wanita yang anggun, cantik dan suci.
Deskripsi Gerak Seblang
Subuh
|
NO
|
NAMA GERAK
|
DESKRIPSI
|
|
KEPALA
|
TANGAN
|
BADAN
|
KAKI
|
HITUNGAN
|
FOTO
|
|
1.
|
Timpuh
|
Menghadap ke arah tangan
|
Kedua tangan menengadah ke atas seperti berdo’a
|
Posisi badan tegap
|
Kaki dalam posisi timpuh
|
Dipandu oleh suara vocal dan tergantung dengan musik
|
|
|
2.
|
Kebyok kebyak sampur
|
Menghadap ke depan dan ceklek kanan kiri
|
Bergerak masuk ke dalam dan luar di depan pusar
|
Badan menghadap ke depan
|
kaki napak diangkat sedikit ke atas bergantian kanan
kiri
|
4 X 8
|
|
|
3.
|
Ngeber kanan kiri
|
Menghadap ke tangan yang lebih rendah
|
Tangan kanan berada lebih tinggi serong ke atas
daripada tangan kiri begitu juga sebaliknya
|
Badan tegap agak dhegek mengikuti gerak tangan
|
Kaki berjalan satu-satu membentuk lingkaran
|
2 X 8
|
|
|
4.
|
Mapan
|
Kepala menghadap ke depan
|
Kedua tangan berada di pinggang
|
Badan condong ke kanan menghadap ke depan
|
Kaki berbentuk T kaki kiri di depan kaki kanan
|
1 X 8
|
|
|
5.
|
Ngiwir
|
Kepala lurus menghadap ke depan
|
Tangan diangkat ke atas sejajar dengan kepala
|
Badan lurus menghadap ke depan
|
Kaki berbentuk T kaki kiri didepan kaki kanan
|
4 X 8
|
|
|
6.
|
Ngredong sampur
|
Kepala menghadap ke kiri sedikit menunduk melirik ke kanan depan
|
Tangan kiri membentuk siku-siku ke depan, tangan
kanan berada di pinggang
|
Badan condong menghadap agak serong ke kiri
|
Kaki berbentuk T kaki kanan berada didepan kaki kiri
|
1 X 8
|
|
|
7.
|
Egol kebyak sampur
|
Kepala ceklek kanan kiri double, menghadap kedepan
|
Tangan kanan buka tutup ke kanan dan kiri terakhir
ke diarahkan ke atas
Tangan kiri dipinggang
|
Badan menghadap ke depan tegak
|
Kaki napak jalan satu-satu membentuk lingkarang
|
2 X 8
|
|
|
8.
|
Songkloh sampur
|
Kepala menunduk mengikuti pandangan
|
Kedua tangan diatas pinggul dengan agak mengepal
|
Badan agak bungkuk kedepan dengan condong ke arah
depan
|
Kedua kaki mendak dengan merapatkan kedua kaki
|
2 x 8
|
|
|
9.
|
Gebyar kanan/kiri
|
Arah hadap kepala toleh ke kanan dan kekiri.
|
Lengan kanan lurus ke samping, tangan kiri lurus ke
atas, dengan telapak tangan membuka.
|
Badan tegak lurus.
|
Kaki kanan ditekuk (mendak), kaki kiri lurus,
telapak kaki nylekenting.
|
2x8 +4
|
|
|
10.
|
Aling-aling
|
Posisi kepala merunduk.
|
Tangan menyilang di depan dada dengan posisi telapak
tangan membuka.
|
Posisi badan condong ke depan.
|
Kaki mendak.
|
1x4
|
|
|
11.
|
Nyapu
|
Posisi kepala menunduk, pandangan tertuju ke sapu.
|
Tangan kanan memegang sapu, tangan kiri berada di
pinggang.
|
Posisi badan doyong ke depan.
|
Kaki kanan berada di depan.
|
4x8
|
|
|
12.
|
Layar kumendung
|
Kepala dan pandangan menghadap lurus ke depan
|
Tangan posisi diatas seperti membuat lingkatan, jari
jari tangan menghadap ke atas
|
Badan tegap menghadap serong kanan
|
Kaki napak jalan satu persatu
|
2x8
|
|
|
13.
|
Sekar jenang
|
Kepala menghadap ke kanan
|
Tangan berada di samping telinga kiri dan dengan
memainkan hiasan omprog. Dan begitu sebaliknya
|
Badan tegap dan agak condong ke depan
|
Kaki kiri berada didepan kaki kanan. kaki kiri napak
sedangkan kaki kanan jinjit dibelakang, begitu juga sebaliknya
|
3x8
|
|
|
14.
|
Keplok sampur
|
Kepala menghadap ke kanan jika posisi tangan berada
di samping telinga kiri, agak didoyongkan
|
Kedua tangan berada di samping telinga kiri
gerakannya seperti tepuk tangan
|
Badan tegap
|
Kaki jalan satu persatu bergantian
|
4x8
|
|
|
15
|
Ngiwir masuk
|
Kepala menghadap ke bawah saat tangan ndepaplang.
Ketika tangan berada di bahu menghadap depan
|
Tangan ndepaplang ke samping kanan dan kiri setinggi
kepala. Ketika berada di bahu tangan tetap membuka
|
Badan agak doyong ke depan. Saat berjalan pantat egol.
|
Kaki jalan satu persatu, napak.
|
2x8
|
|
|
16
|
Shuffle kreasi
|
Kepala menghadap ke samping kanan. pandangan jatuh
kebawah ke posisi kaki
|
Kedua tangan berada di pinggang
|
Badan tegap
|
Kedua kaki meloncat dan di geser secara bergantian
|
1x8
|
|
|
17
|
Tumpang talian
|
Kepala menghadap kedepan
Kepala mengikuti arah tangan yang bergerak
|
Kedua tangan berada di samping dan membentuk siku.
Telapak tangan menghadap ke depan
Tangan kanan ditumpangkan pada tangan kiri. Tangan
kiri masih dalam posisi membentuk siku-siku
|
Badan tegap
Badan tegap . ketika tangan mengarah ke kanan badan
juga ikut ke kanan
|
Kedua kaki jinjit
Kaki kanan menyilang didepan kaki kiri dan
sebaliknya
|
1x8
|
|
|
18
|
Papagan tangan
|
Kepala menghadap ke arah kiri
|
Kedua tangan merentang didepan dan dibelakang,
telapak tangan menghadap ke depan
|
Badan doyong ke kanan dan arahnya mengikuti
pergerakan tangan
|
Kaki posisi mendak, kaki kanan berada di depan napak
sedangkan kaki kiri jinjit di belakang
|
1x8
|
|
|
19
|
Opak apem
|
Kepala menunduk menghadap ke bawah
Kepala mengikuti gerakan badan, jika badan doyong
kekiri kepala ikut ke kiri
|
Kedua tangan menyangga tubuh namun membentuk siku
siku.telapak tangan menempel pada lantai
Kedua tangan mengapit ujung sampur, jari jari tangan
keatas
|
Badan jatuh kebawah namun tetap tegap
Badan tegap doyong ke kanan dan ke kiri
|
Kedua kaki agak ditekuk ke belakang
Kaki 1x8menyilang, kaki kanan berada di depan kaki
kiri. Jari jari kaki kanan ditarik
|
1x8
|
|
|
20
|
Ngangkat sapu
|
Kepala dan pandangan menghadap ke depan
|
Kedua tangan memegang sapu lidi dengan ketentuan
tangan kiri lebih tinggi
|
Badan tegap agak doyong ke belakang
|
Kaki napak satu persatu, kaki kanan berada di depan
|
2x8
|
|
|
21
|
Sagah kipas
|
Kepala menghadap ke depan pandangan lurus
|
Tangan kiri berada di pinggang sedangkan tangan
kanan memegang kipas dan diletakkan didepan perut
|
Badan tegap agak doyong ke kanan
|
Kaki kanan berada di depan kaki kiri dan membentuk
huruf T
|
|
|
|
22
|
Podo nonton
|
Kepala sedikit menunduk kebawah, pandangan menghadap ke arah kipas
|
Tangan kiri berada di pinggang, tangan kanan
lurus berada di bawah memegang kipas
|
Badan tegap agak doyong ke depan
|
Kaki kiri berada di depan kaki kanan dan mendak
|
2x8
|
|
|
23
|
Ngangkat kipas
|
Kepala dan pandangan lurus ke depan
|
Tangan kiri memegang sampur berada disamping
pinggang kiri, tangan kanan berada di atas memegang kipas
|
Badan tegap
|
Kedua kaki jinjit
|
1x8
|
|
|
24
|
Ngalang tess-tess
|
Kepala menghadap ke samping kiri bawah, pandangan
lurus ke tangan kiri
|
Tangan kiri memegang sampur lurus kesamping kiri,
tangan kanan berada lurus serong ke atas memegang kipas
|
Badan agak doyong ke kiri
|
Kaki kiri jinjit berada di belakang, kaki kanan
berada di depan napak
|
1x8
|
|
|
25
|
Sagah kipas
|
Kepala menghadap ke depan pandangan lurus
|
Tangan kiri berada di pinggang sedangkan tangan
kanan memegang kipas dan diletakkan didepan perut
|
Badan tegap agak doyong ke kanan
|
Kaki kanan berada di depan kaki kiri dan membentuk
huruf T
|
2x8
|
|
|
26
|
Sagah
|
Kepala menghadap ke depan
|
Tangan kiri berada di pinggang, tangan kanan lurus
ke samping kanan memegang kipas, jari jari tangan menghadap ke depan
|
Badan tegap agak doyong ke kanan
|
Kaki kiri berada di depan kaki kanan membentuk huruf
T
|
|
|
|
27
|
Nebah
|
Kepala menghadap ke bawah, pandangan lurus ke
arahsapu lidi
Kepala lurus menghadap ke depan
|
Tangan kiri berada di samping pinggang kiri. Tangan
kanan memegang sapu lidi dan lurus ke bawah
Tangan kiri berada di pinggang tangan kanan memegang
sapu lidi lurus ke depan
|
Badan tegap agak doyong ke depan
Badan tegap ke menghadap depan
|
Kaki kanan berada di depan, mendak
Kedua kaki napak
|
3x8
1x8
|
|
|
28
|
Manggut manggut
|
Kepala lurus serong ke kanan. pandangan lurus
tertuju pada sapu lidi
|
Tangan kiri menjimpit sampur berada lurus serong
kebelakang. Tangan kanan memegang sapu lidi lurus ke depan
|
Badan tegap dan agak didoyongkan ke kanan
|
Kaki kanan berada didepan kaki kiri. Jalan napak
satu persatu
|
2x8
|
|
|
29
|
Angkat kipas
|
Kepala menghadap ke depan, pandangan lurus ke depan
|
Tangan kanan memegang kipas lurus ke atas, tangan
kiri memegang sapu lidi berada di samping pinggang kiri membentuk siku-siku
45 derajat
|
Badan tegap menghadap ke depan
|
Kedua kaki rapat
|
2x8
|
|
mengubah penampilan dari bentuk asli sebenarnya
dengan bantuan bahan dan alat kosmetik. Istilah make up lebih sering ditujukan
kepada pengubahan bentuk wajah, meskipun sebenarnya seluruh tubuh bisa di hias
(make up).
Wajah penari Gandrung akan berubah setelah
menggunakan tata rias. Tata rias tari Gandrung
Banyuwangi menggunakan model tata rias cantik yaitu tata rias untuk
mempercantik diri.
1.
Eye
shadow, menggunakan warna hitam atau coklat (warna gelap)
sedangkan diatasnya menggunakan warna putih (warna terang)
2. Alis
berkarakter kenes
3. Blush On menggunakan warna merah untuk menonjolkan tulang pipi
4. Lipstik pada bibir menggunakan warna merah
B. Tata Busana Seblang
Tata busana
tari adalah sebuah pengetahuan yang memberikan pemahaman tentang cara-cara
untuk merencanakan visualisasi (Hidajat, 2013:121). Busana
penari Seblang Subuh sama dengan
busana penari Gandrung karena tari Seblang Subuh merupakan bagaian dari
pertunjukan Gandrung Terop. Busana
penari Gandrung disebut Basahan, pada mulanya sangat
sederhana sekali, yang terdiri dari jamang
(sebagaian atasnya mirip dengan mahkota), mekak
(untuk menutup bagaian dada), kelat bahu,
pending, celana panjen, kaos kaki, kaca mata putih dan sampur berwarnah
merah. Pada perkembangannya busana yang sederhana tersebut kemudian berkembang menjadi
lebih baik lagi.
Busana
Tari Seblang Subuh
|
No
|
Nama
|
Keterangan
|
Gambar
|
|
1
|
Ebok
atau sembongan
|
sama dengan bagian-bagian busana yang lainnya, cara
Penutup pinggul yang berbahan dasar memakainya yaitu dengan mengikatkan tali
pada pinggul bagian belakang
|
|
|
2
|
Ilat-ilatan
|
Terbuat dari kain beludru hitam yang dihias monte warna emas dan warna-warna lain,
yang dipakai untuk melengkapi bagian utuk agar terlihat lebih indah. Cara
memakainya dengan mengikatkan tali pada leher.
|
|
|
3
|
Otok-otok
dan Samir
|
Terbuat dari kain beludru berwarna hitam yang
dihiasi manik-manik seperti kostum yang lainnya, dipakai pada tubuh bagian
belakang tepatnya bagian punggung. Selain dihiasi manik-manik berupa
bruci/monte juga terdapat sebuah lambing Negara berupa kain berwarna merah
dan putih yang melambangkan bahwa gandrung merupakan salah satu alat
perjuangan
|
|
|
4
|
Mekak /
utuk
|
Terbuat dari kain beludru berwarna hitam sebagai
penutup perut dan dada, yang dihiasi dengan bunga yang terbuat dari bahan bruci/monte. Cara menggunakannya yaitu
dengan mengikat tali yang pada leher dan punggung
|
|
|
5
|
Kelat
bahu
|
Kelat bahu
dipakai pada lengan kanan dan kiri,berfungsi untu menghiasi lengan. Biasanya
dibuat berbentuk kupu-kupu yang dihiasi bruci/monte
berwarna emas dan warna lain agar lebih indah
|
|
|
6
|
Sampur
|
Umumnya sampur yang dipakai
berwarna merah dan terdapat rumbai-rumbai warna kuning. Dipakai dengan cara
dikalungkan dileher.
|
|
|
7
|
Omprog
|
Semacam
mahkota yang terbuat dari kulit binatang yang dipahat dan dihias sehingga
membentuk suatu mahkota yang indah serta dihiasi dengan hiasan diatasnya
berupa bunga yang bergoyang atau disebut dengan kembang goyang
|
|
|
8
|
Keter
|
Dipasang pada bagian atas Omprog. Bentuk dari keter ini dalah seperti kembang
goyang.
|
|
|
9
|
Sabuk
|
Sebuah
perlengkapan dari kostum seblang subuh maupun gandrung yang terbuat dari kain
yang dipakai pada bagian perut atau dengan ikat pinggang yang berfungsi
sebagai perhiasan busana gandrung maupun seblang subuh dan berfungsi sebagai tempat
meletakkan kipas
|
|
|
10
|
Kain
panjang/Jarit
|
Kain
panjang yang dikenakan adalah kain dengan motif tertentu yang disebut dengan gajah oling. Motif ini merupakan motif
yang khas dari kabupaten Banyuwangi. Pada umumnya motif gajah oling sangat beraneka ragam, tetapi yang digunakan untuk
kesenian gandrung adalah kain yang berwarna dasar putih
|
|
|
11
|
Kipas
|
Diletakkan pada depan perut dengan
cara diselipkan di sabuk penari.
|
|
|
12
|
Kaos
kaki
|
Salah satu kelengkapan kostun
penari Gandrung yang wajib dipakai.
Kaos kaki yang digunakan berwarna putih sebagai lambang dari kesucian
|
|
|
13
|
Penebah /Sapu lidi
|
Sebuah sapu lidi yang
digunakan sebagai penggambaran dari pembersihan segala hal jelek dalam hidup
|
|
C. Musik
Banyuwangi merupakan suatu kabupaten yang mempunyai banyak kesenian tradisi baik berupa seni drama
(lakon), tari dan musik. Musik khas
banyuwangi disebut
dengan Gendhing Banyuwangen yang
mempunyai ciri khas yang tidak dapat ditemui di daerah lain, gamelan
yang digunakan juga merupakan gamelan
banyuwangi
“perpaduan gamelan Jawa dan Bali” yang
membentuk suatu etnik musik yang berbeda. Bahan pembuatan gamelan Banyuwangi
juga bukan terbuat dari tembaga atau perunggu melainkan dari besi. Salah satu
yang menjadikan gamelan banyuwangi unik yakni pada biola. Biola merupakan suatu
alat musik yang berasal dari daratan eropa. Pada Gendhing Banyuwangen, biola ini
dimainkan secara ganda, suaranya cendrung samar dan tidak jelas, hal ini
dilatar belakangi oleh sejarah penjajahan di Indonesia yang dulunya musik berfungsi
sebagai media hiburan
rakyat dijadikan sarana komunikasi oleh bangsa Indonesia dalam melancarkan
strategi perang maupun sebagai mata-mata penjajah.
Alat musik gendhing banyuwangi terdiri dari seperangkat gamelan yakni:
1.
Biola, merupakan salah satunya
dijadikan sebagai pantus atau pemimpin lagu. Menurut sejarahnya, pada sekitar
abad ke-19 seorang Eropa menyaksikan pertunjukan Seblang yang diiringi dengan suling. Kemudian orang tersebut
mencoba menyelaraskannya dengan biola yang dia bawa waktu itu, pada saat
dimainkan lagu-lagu Seblang tadi
dengan biola, orang-orang sekitar terpesona dengan irama menyayat yang
dihasilkan biola tersebut. Sejak itu, biola mulai menggeser suling karena dapat
menghasilkan nada-nada tinggi yang tidak mungkin dikeluarkan oleh suling
(kompas 4 desember 1982).
2.
Kluncing
(triangle),
yaitu alat musik terbentuk segitiga yang terbuat dari kawat besi tebal dan
dibunyikan dengan alat pemukul dari bahan yang sama.
3.
Kendhang , yang jumlahnya satu
atau dua, kendhang yang dipakai di
Banyuwangi hampir serupa dengan kendhang yang
dipakai dalam gamelan Sunda maupun Bali. Fungsinya adalah menjadi komando dalam
musik, dan sekaligus memberi efek musical di semua sisi.
4.
Kethuk, fungsinya bukan sekedar sebagai instrument penguat atau
penjaga irama seperti halnya pada gamelang jawa, namun tergantung dengan kluncing untuk mengikuti pola tabuhan kendhang.
5.
Kempul
atau gong
, dalam gamelan Banyuwangi (khususnya Gandrung)
hanya terdiri dari satu instrument gong besi yang berfungsi sebagai batas akhir
dari suatu komposisi nada
6.
Saron biasanya disebut juga ricik, adalah salah salah satu instrumen
gamelan yang termasuk keluarga balungan. Saron
menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi daripada demung, dengan ukuran fisik
yang lebih kecil. Tubuh saron biasanya terbuat dari kayu dengan bentuk seperti
palu.
7.
Angklung,
alat
musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam
masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawa Barat. Alat musik ini terbuat dari
bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturanbadan
pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar.
Pada Gendhing Gandrung terdapat
beberapa macam iringan lagu yakni :
Iringan
Lagu dalam Gandrung
|
No
|
Iringan
lagu
|
Gerak
atau aksen
|
Keterangan
|
|
1.
|
Condro
dewi
(cepat)
|
-
Kiplas
sampur. Ngumbulampur.
|
-
Cari formasi
|
|
2.
|
Condro
dewi atau lombo
|
-
Kepala,
bahu, egol (2,3,4 dan seterusnya).
-
Sampur
di bahu + kiplasan, igelan.
-
Kaki ke
samping kanan dan kiri
-
Kiplasan
sampur atau ingkok ngumbul.
|
-
Dipandu kluncing
|
|
2.
|
Seblang
lukinto sindeh atau solo
|
-
Sampur
ke atas atau kiri
-
Ke kiri
gebyar.
-
Sampur
slulupan.
-
Tranjakan
|
-
Suasana syahdu atau ritual
|
|
3.
|
Seblang
lukinto solo + koor
|
-
Deleg
kepala dua kali
-
Jintet
bahu dua kali
-
Egol
dua kali
-
Sirig,
sagah
-
Gerakan di atas dilakukan tiga kali.
|
-
|
|
4.
|
Podo
nonton jaran dawuk
|
-
Gerakannya sama dengan gerak jejer lama.
-
Egol
lombo 2 kali
-
Lempar sampur cepat 2 kali
|
-
|
|
5.
|
Layar
kumendung
|
-
Sampur di atas kiri dan kanan
-
Tumpang
talian 4 x 4
-
Ngeser
putar
-
Sapuan
lima kali
-
Ngeser
putar
-
Sapuan
lima kali
-
Tumpang
tahan 4 x 4
|
-
Ritual atau syahdu
|
|
6.
|
Sekar
jenang pesisiran
|
-
Kupingan
anting
-
Keplokan
sampur
-
Tumpang
talian 2 kali
|
|
|
7.
|
Pesisiran
|
-
Tumpang
talian
-
Remo
surabayan 2 kali
|
|
|
8.
|
Sawunggaling
|
-
Egol
siji kerep
-
Sirig
egol satu 4 x 4
-
Gebyaran
|
|
|
9
|
Opak
apem
|
-
Nutujarai,
gebyar, simpuh.
-
Berdiri
egolan lombo (sapu)
-
Egolan
cepet (sapu)
|
|
|
10
|
Giro
byar
|
-
Semua
ke arah tengah (mengangkat satu gandrung)
|
|
Nah sudah tau kan apa itu tari Seblang Subuh..!!! Semoga bermanfaat bagi kita semua aminn..